Jangan Sampai Jakarta seperti Granada

sumber : http://www.portalpiyungan.com/…/mengocehlah-agar-jakarta-ta…


Saya teringat sebuah ceramah dari Da'i Sejuta Ummat (alm) KH. Zainuddin MZ. Beliau katakan: "Allah memang menjamin bahwa Islam akan terus ada di muka bumi hingga akhir zaman; namum Dia tidak menjamin bahwa Islam akan terus ada di Indonesia."

Seperti mata-mata di Granada dulu saat Islam dihancurkan di Eropa, musuh-musuh Islam saat ini juga sedang memata-matai kita. Menunggu 'timing' yang pas.

Bahkan kini mereka tak perlu repot-repot terjun langsung ke lapangan untuk mengetahui isi ocehan dan obrolan kita.

Cukup pantau sosial media dan simak tema-tema apa yang menjadi concern kaum muslimin.

Alhamdulillah.. Untuk saat ini bolehlah kita bernafas lega. Namun tetap bersiaga.

Bahwa disaat MU kalah telak oleh Chelsea, kita masih 'ngoceh' soal penindasan saudara kita di Suriah dan Palestina.

Bahwa tatkala Valentino Rossi terjatuh, kita masih 'ngoceh' ttg Qur'an yang dinistakan.

Bahwa ditengah dukungan terhadap adik Rachel di Voice Kids Indonesia, kita juga semangat mendukung petisi2 online yg digalang utk memenjarakan ahok.

Ini tanda dan menjadi pesan bagi musuh bahaw Ghiroh jihad itu belum luntur dari dada kaum muslimin.

Apalagi kemudian terbukti bhw kita tidak sekedar besar ngoceh di sosial media, tapi juga wujud di dunia nyata.

Jutaan kaum muslimin, tidak hanya di Jakarta, tapi di berbagai tempat hadir dalam aksi-aksi pembelaan terhadap kehormatan agama yg dilecehkan, dan puncaknya insya Allah pada 4 November nanti.

Ini jelas membuat musuh ketar-ketir meski di back up kekuasaan sekalipun.

Apalagi setelah ustadzuna, KH. Tengku Zulkarnain (wasekjen MUI) menyampaikan 'ocehan' nya: "Wahai Para Penjilat dan Penjual Agama! Berhenti lah Menghina Kami Umat Islam. Nanti Jika Kami Teriakkan JIHAD AKBAR, Kalian Musnah."

Maka jangan anggap remeh meski sekedar 'mengoceh' di dunia maya utk membela Islam.

0 Response to "Jangan Sampai Jakarta seperti Granada"

Posting Komentar